Teknologi dan Internet di 2016

Industri tehnologi, info, serta komunikasi (TIK) bergerak dinamis, terutama dengan hadirnya internet serta smartphone. Saat ini beragam negara didunia tengah menuju tehnologi 5G, tetapi ada pula yang baru bermigrasi ke 4G.

 

Untuk tahu trend industri TIK di masa yang akan datang, seperti diambil dari TelecomAsia, Senin (1/2/1016), satu instansi penelitian, Deloitte Global, membuka lima trend TIK dalam 1, 5 th. ke depan :

 

  1. Pasar Smartphone Bekas Naik

 

Deloitte memprediksi 120 juta smartphone bekas (used) bakal di jual atau ditukar-tambah (trade-in) oleh pemiliknya di th. ini. Jumlah itu bakal membuahkan kian lebih US$ 17 miliar atau setara US$ 140 per unit untuk beberapa pemiliknya. Perkiraan itu naik dari 80 juta smartphone sisa yang di jual/ditukar-tambah pada th. lantas, yang membuahkan US$ 11 miliar atau setara US$ 135 per unit.

 

Pasar smartphone bekas diprediksikan naik 4-5 kali lipat lebih cepat dari keseluruhan pasar smartphone. Hp pandai diprediksikan terjual sejumlah 1, 6 miliar pada 2016, atau naik 11 % dari th. terlebih dulu. Nah, smartphone sisa bakal mewakili 7 % pangsa dari keseluruhan unit penjualan smartphone di 2016, naik dari 5 % di 2015.

 

  1. Service VoLTE/VoWiFi

 

Sejumlah 100 operator didunia bakal tawarkan sekurang-kurangnya paket service voice diakhir 2016. Jumlah operator itu naik 2 x lipat th. lantas. Jadi itu, menurut analis, jumlah pemakai hp yang menggunakan Voice over Wi-Fi (VoWiFi) serta/atau Voice over LTE (VoLTE) bakal meraih 300 juta pemakai.

 

Untuk operator yang melaunching VoLTE atau VoWiFi di 2016, maksud intinya yaitu tingkatkan kemampuan jaringan serta memperluas cakupan service voice. Sebab tehnologi ini memampukan pemakai untuk lakukan service lain, terkecuali voice, seperti video call. Analis memprediksi operator bakal memakai service ini untuk manfaat lain dalam satu tahun lebih ke depan, yang fokus pada cakupan serta kemampuan.

 

VoLTE bakal tingkatkan kemampuan saat operator ‘memindahkan’ service voice dari 2G ke jaringan 3G serta 4G LTE. Makin rendah spektrum yang ‘terbebaskan’, itu bisa dapat dipakai kembali untuk service data. Jaringan 4G yang efektif bakal ‘membawa’ panggilan ke panggilan umum (tradisional). Ini dapat mensupport 2 x semakin banyak pemakai nada pada bandwith yang didapatkan.

Leave a Reply